Tuesday, August 4, 2009

Malam Nisfu Sya,ban

Dari abi Hurairoh ra: Sesungguhnya Nabi telah berkata: Telah datang kepadaku malaikat Jibril alaihissalam pada malam Nisfu Sya'ban (malam tanggal 15 bulan Ruwah/Sya'ban) dan Jibril berkata: Hai Muhammad, malam ini adalah malam terbukanya semua pintu langit dan pintu rahmat, berdirilah dan shalat lah, angkat kepala dan tanganmu berdoa kepada allah.. Aku pun bertanya kata Nabi "Wahai Jibril, Malam apakah ini?: "Ini adalah malam dimana 300 pintu rahmat telah dibuka..Maka Allah akan mengampuni semua manusia yang tidak musyrik kepadanya dan kecuali tukang sihir, dukun atau ahli ramal, orang yang suka memusuhi orang lain, orang yang gemar mabuk-mabukan, orang yang melakukan zina, tukang memakan harta riba, tukang menyakiti orang tuanya, tukang ngadu-ngadu atau "ngadu domba", dan orang yang memutuskan tali persaudaraan. Kepada mereka semua tidak diberikan ampunan kecuali telah bertobat dan berjanji tidak akan kembali lagi.

Mendengar penjelasan dari malaikat Jibril seperti itu maka keluarlah Nabi menuju Masjid lalu beliau shalat dan menangis didalam sujudnya seraya berdo'a :
اللهم اني اعوذبك من عقابك وسخطك ولا اُحصي ثناءعليك انت كما اثنيت علي نفسك فلك الحمد حتي ترضي

"Allohumma inni A'udzubika min Aqoobika wasakhotika, walaa uhsii tsana'a Alaika, Anta kamaa atsnaita alaa nafsika falakalhamdu hatta tardlo.."

Dalam keterangan lain diriwayatkan dari Yahya ibnu Muadz: Beliau mengatakan Sesungguhnya Sya'ban (شعبان) terdiri dari lima huruf yang mendatangkan hadiah atau pahala bagi orang mu'min

Huruf Syin : artinya Syarfun wa Syafaat atau Kemuliaan dan Syafaat (Pembelaan Nabi terhadap Umatnya di hari kiamat)
Huruf Ain : artinya Izzah walkaromah, Izzah adalah martabat atau kedudukan yang tinggi sedangkan karomah adalah kemuliaan disisi Allah
Huruf Ba' : Al-birru (kebaikan, baik akhlak dan sifatnya)
Huruf Alif : Ulfah atau sifat kasih sayang
Huruf Nun : An-Nur atau Cahaya

Karena itu Yahya bin Muadz mengatakan: Bulan Rajab adalah bulan untuk mensucikan badan, bulan sya'ban untuk mensucikan hati, dan bulan Ramadhan untuk mensucikan Ruh, Jika di bulan rajab badan tidak disucikan dan pada bulan Sya'ban hati tidak bersih, bagaimana mungkin di bulan ramadhan Ruh akan suci?. Berkatalah para Ulama. Bulan Rajab untuk Istighfar memohon ampunan dari segala dosa, bulan Sya'ban ubtuk mensucikan hati dari mendengki dan musyrik, dan bulan ramadhan untuk menerangi hati mensucikan ruh, malam lailatulqadar untuk mendekatkan diri kepada allah.

Nabi berkata: barang siapa yang puasa tiga hari di awal bulan Sya'ban (tgl 1,2,3), tiga hari di pertengahan Sya'ban (tgl 13,14,15), dan tiga hari di akhir Sya'ban maka Allah akan menuliskan pahala tujuh puluh nabi, dan seperti orang yang beribadah kepada Allah tujuh puluh tahun, dan jika orang tersebut mati pada tahun itu juga maka dia tercatat sebagai orang yang mati syahid. (tidak perlu bunuh diri untuk mati syhadi.pen) dan Nabi melanjutkan : Barang siapa yang mengagungkan atau memuliakan bulan Sya'ban, taat beribadah kepada Allah, mengerjakan ibadahnya tanpa ria (ingin dipuji orang), menahan dirinya berbuat ma'siat. Allah akan mengampuni dosanya dan menjamin akan selamat dari bahaya dan penyakit yang akan datang di tahun itu.
والله اعلم بالصواب
انتهي، ذرةالناصحين ٢٠٧-٢٠٨

1 komentar:

Deboger said...

Sesungguhnya Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah berfirman (yang artinya) :

"Pada hari ini telah kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Kucukupkan nikmat-Ku dan telah Kuridhai Islam sebagai agama bagimu ".
(QS. Al Maidah : 3).

Dan Rasulullah Shalallahu’alaihi Wassallam pernah pernah bersabda (yang artinya):

"Barang siapa mengada-adakan satu perkara (dalam agama) yang sebelumnya belum pernah ada, maka ia tertolak ". (HR. Bukhari Muslim)

dalam riwayat Muslim (yang artinya):

"Barang siapa mengerjakan perbuatan yang tidak kami perintahkan (dalam agama) maka ia tertolak".

Post a Comment